Miftahul JannahNasional

Kukuh Pertahankan Hijab, Miftahul Dihadiahi Umrah dan 212 Award

Mifathul Jannah, pejudo wanita yang tolak lepas hijab dalam ajang Asian Para Games mendapat hadiah umrah dan Milenial 212 Award dari Panitia Alumni 212 (04/01/19). (Foto: Hidayatullah)

 

ABADI, Jakarta – Masih ingatkah sahabat dengan Miftahul Jannah? Pada perhelatan Asian Para Games Oktober 2018 lalu,  pejudo asal Aceh ini banyak menuai pujian  berkat kerelaannya didiskualifikasi demi mempertahankan hijabnya. Atas keteguhannya tersebut, Miftahul mendapatkan hadiah umrah dan dianugerahi Milenial 212 Award.

Penyerahan penghargaan diberikan pada malam Anugerah 212 Award di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta pada Jumat (04/01/2019).

Miftahul mengatakan dirinya datang ke 212 Award sebagai tamu undangan dari Panitia Alumni 212. “Dari keinginan diri sendiri untuk tidak melepas hijab, kemudian baru ada dukungan dari 212 dan sekarang dapat award berupa tiket umrah,” kata Miftahul.

Baca juga: Diberi Kesempatan Hidup Ke-dua, Agam Kini Menjadi Santri Penghafal Alquran

Neno Warisman yang mendampingi Mi’ing membawakan acara tersebut berkali-kali mengecup Miftahul Jannah sebagai bentuk kasih sayangnya.

“Selamat ya Miftahul Jannah bisa umrah dan bisa memberikan contoh menjadi inspirasi bagi kaum remaja perempuan lainnya di Indonesia,” ujar Mi’ing.

Miftahul Jannah
Sebelum dinyatakan didiskualifikasi, Miftahul dijadwalkan bertanding di JIEXPO Kemayoran, pada nomor -52 kg kategori low vision. (Sumber: Harapan Amal Mulia)

Miftahul mengungkapkan sebelumnya ia belum pernah melaksanakan umrah. Neno Warisman mendoakan agar Miftahul bisa pergi umrah dengan ibu dan bapaknya.

“Mudah-mudahan nanti ada lagi yang mau memberikan hadiah umrah untuk ayahnya, ibunya, insya Allah,” ujar Neno.

Baca juga: Miftahul, Atlet Judo yang Didiskualifikasi karena Hijabnya: Tak Mau Dipandang Terbaik di Mata Dunia, Tapi di Mata Allah

Neno pun memuji Miftahul Jannah lagi, dengan mengatakan, “Engkau tidak bisa melihat tetapi hatimu terang benderang,” seraya menyerahkan piala 212 Award kepada atlet tersebut.

Miftahul Jannah
Sebelum memasuki gelanggang, Miftahul yang turun di blind judo, diminta untuk melepas hijab. Tapi, dia menolak. Meski ia sempat berunding dengan perangkat pertandingan, ia tetap didiskualifikasi. (Sumber: Harapan Amal Mulia)

212 Award adalah sebuah penghargaan yang  diberikan oleh panitia penyelenggara Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta. Selain kepada individu, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah media massa yang dinilai secara konsisten menggaungkan jiwa patriotik 212 yang kolosal, tertib, damai, dan santun.

Selain Miftahul Jannah, Milenial 212 Award juga diberikan kepada Rifdah Farnidah (peraih juara 2 MTQ internasional di Yordania) dan Malik Badeges (pemuda Indonesia yang menjadi asisten Dr Zakir Naik). (history/abadi)

Sumber: Hidayatullah, Khazanah Republika

Leave a Reply